Didukung Pemprov Sumut, Hendrik Sitompul Harap Kontingen Pesparani Sumut Raih Medali Emas
08 Oktober 2019 - 01:03:47 WIB | Dibaca: 2581x
Medan (SIOGE) - Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi membuka Musyawarah Daerah (Musda) Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Daerah (LP3KD) Pesparani Katolik Provinsi Sumatera Utara di Gedung Catholic Center Medan, Sabtu (5/10).
Gubernur Sumut yang diwakili Kadis Kesatuan Bangsa dan Politik Anthony Siahaan dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan Musda ini, karena hal tersebut menunjukkan berlangsungnya roda organisasi sebagai cermin dari Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga LP3KD Sumut.
Musda ini memiliki manfaat besar. Selain sebagai evaluasi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan, juga sebagai upaya dalam meningkatkan komunikasi antar sesama pengurus dalam merespon organisasi yang terus berkembang. Ia berharap agar seluruh peserta Musda lebih arif dan bijaksana dalam mengambil keputusan melalui musyawarah mufakat, terlebih dilandasi dengan iman dan kasih Tuhan.
Sementara untuk pengurus Pesparani, ia berharap agar bisa bersama-sama dengan instansi dan lembaga terkait melakukan pembinaan. Agar seni pesta paduan suara Gerejani dapat lebih berkembang di masa yang akan datang.
Ketua Umum LP3KD Sumut Drs Hendrik H Sitompul MM dalam kata sambutannya berharap agar peserta Pesparani kontingen Sumut di tahun 2021 mendatang menjadi lebih baik lagi. Ditargetkannya dapat meraih juara umum atau setidaknya menggaet medali emas. Sebelumnya kontingen Sumut pada Pesparani yang pertama di Ambon berhasil membawa medali perak. Untuk itu ia mengimbau agar peserta nantinya dapat bekerja keras dan lebih serius.
Tak hanya itu, Ketua DPD Ikatan Sarjana Katolik Indonesia Sumatera Utara (ISKA Sumut) ini berharap adanya bantuan dari semua pihak terlibat secara aktif dalam pelaksanaan Pesparani agar persiapan pembentukan dan keberangkatan kontingen Sumut dapat dilakukan secara maksimal.
“Keberhasilan kita adalah hasil kerja keras kita bersama yang tentunya membawa nama harum bagi kita semua,” ujarnya. “Mari saling bergandengan tangan dan saling melengkapi dalam memberi kontribusi agar apa yang kita harapkan untuk membawa nama harum Provinsi Sumatera Utara di tingkat Nasional tercapai,” harap Hendrik.
5 Tujuan Strategis
Acara pembukaan Musda LP3KD dibuka dengan perayaan Ekaristi yang dipandu Uskup Agung Medan Mrg Kornelius Sipayung OFM Cap dan diiringi PS Magnificat.
Kemudian, acara dilanjutkan dengan penetapan agenda Musda yang disampaikan Ketua Umum LP3KD Sumut didampingi Sekretaris Dra Yulia Sinurat MPd.
Dalam sambutannya, Hendrik H Sitompul didampingi Sekretaris Dra Yulia Sinurat mengatakan ada lima tujuan strategis diadakannya Musda tersebut. Salah satunya adalah perumusan kegiatan-kegiatan LP3KD setahun ke depan.
“Tujuannya amat strategis. Setidaknya ada lima tujuan. Pertama, mempersiapkan Pesparani kedua yang akan berlangsung di Kupang, Nusa Tenggara Timur. Karena itu, kita harus terlebih dulu melakukan Pesparani tingkat Sumut,” ujarnya.
Tujuan kedua, untuk mendukung pelaksanaan Pesparani yang akan dilangsungkan oleh LP3KD tingkat kabupaten/kota. Tujuan ketiga, peningkatan koordinasi antar organisasi LP3KD. Sedangkan tujuan keempat, mengajak Pesparani Kabupaten/Kota agar terus melakukan pembinaan di daerah masing-masing. Tidak hanya fokus ke depan, tapi juga berkoordinasi dengan pimpinan gereja Katolik dan pimpinan daerah.
“Poin kelima, tujuan strategis tadi akan tercapai jika semua mengikuti seluruh pertemuan dua hari dalam setahun ini serta semangat bersama menemukan solusi,” lanjutnya.
Alumni Lemhannas itu menegaskan bahwa Musda ini tidak berhubungan dengan pemilihan kepengurusan baru, seperti yang sering disalahartikan orang banyak, melainkan sebuah konsolidasi dalam tubuh LP3KD se-Sumut.
Dalam acara itu, Hendrik juga memimpin pengesahan SK Penetapan Statuta LP3KD Sumut yang berisi tata tertib musyawarah daerah 2019. Acara ini berlangsung selama dua hari. (S1)






















